Aseranews.com, Bantaeng – Dalam upaya meningkatkan efisiensi pelayanan kesehatan serta pemantauan tumbuh kembang masyarakat, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Pemberdayaan Anak dan Perempuan Gelombang 116 Universitas Hasanuddin menginisiasi program kerja individu bertajuk “Digitalisasi Data Posyandu Berbasis Google Sheets Pintar” di Kelurahan Tanah Loe, Kecamatan Gantarangkeke, Kabupaten Bantaeng.
Program ini hadir sebagai solusi atas tantangan pencatatan kesehatan di tingkat desa yang selama ini masih mengandalkan buku register fisik atau kertas manual. Pendataan manual berisiko mengalami kerusakan data, kesalahan rekapitulasi, serta melambatnya proses deteksi dini terhadap masalah gizi anak maupun kondisi kesehatan lansia.
Melalui inovasi ini, pelayanan di Posyandu Balita dan Posyandu Lansia Kelurahan Tanah Loe kini terintegrasi secara digital melalui sistem spreadsheet terstruktur yang dilengkapi dengan kalkulasi otomatis.
Penanggung jawab program, Nabila Salsabila Akbar S. dari Teknik Informatika, menjelaskan bahwa sistem ini dirancang khusus untuk memudahkan kinerja para Kader Posyandu dan Bidan Kelurahan tanpa menyulitkan proses operasional di lapangan.
“Sebagai bagian dari KKN Tematik Pemberdayaan Anak dan Perempuan, saya dan teman KKN saya ingin memastikan pemantauan tumbuh kembang balita serta kesehatan ibu lansia di Kelurahan Tanah Loe dapat terpantau secara akurat. Dengan Google Sheets Pintar ini, kader cukup menginput data dasar seperti Berat Badan, Tinggi Badan, Tensi, atau Gula Darah, lalu status gizi dan indikator kesehatan akan langsung terhitung dan muncul otomatis beserta penanda warnanya,” ungkap Nabila.
Pada Posyandu Balita, sistem ini secara otomatis mengkalkulasi status gizi (BB/U dan TB/U) berdasarkan standar Permenkes RI No. 2 Tahun 2020 serta memuat lembar rekapitulasi imunisasi. Sementara pada Posyandu Lansia, sistem langsung mengukur Indeks Massa Tubuh (IMT) serta memberikan sinyal warna peringatan otomatis apabila ditemukan warga dengan tekanan darah atau kadar gula darah tinggi.
Kehadiran sistem pencatatan digital ini mendapat sambutan yang sangat hangat dari para kader posyandu di lapangan. Salah satu Ibu Kader Posyandu Kelurahan Tanah Loe mengungkapkan rasa senangnya atas kemudahan yang ditawarkan oleh sistem ini.
“Iya, ini sangat bagus sekali. Dia buat ki mudah, jadi tidak susah-susah lagi,” tutur Ibu Kader saat mencoba langsung pengisian data digital tersebut.
Dukungan penuh juga disampaikan oleh Penanggung Jawab Posyandu Kelurahan Tanah Loe Dusun Kadangkunyi saat pemaparan program berlangsung. Beliau menilai bahwa inovasi ini memberikan dampak positif yang nyata bagi efisiensi kerja para kader di desa.
“Jika itu hal baik, kenapa tidak? Ini buat kerjaan ibu kader jadi gampang, to,” tegas Ibu Kepala yang memegang Posyandu di lokasi tersebut.
Selain penyerahan sistem, mahasiswa KKN Unhas juga menyerahkan Buku Panduan Digitalisasi Posyandu Pintar serta melakukan pendampingan langsung agar penggunaan sistem ini dapat terus berjalan secara berkesinambungan.
Melalui program “Digitalisasi Data Posyandu Kelurahan Tanah Loe Berbasis Google Sheets Pintar”, mahasiswa KKN Tematik Gelombang 116 Universitas Hasanuddin berharap dapat mendorong terciptanya tata kelola data kesehatan desa yang modern, responsif, dan berkelanjutan demi mewujudkan masyarakat Kelurahan Tanah Loe yang lebih sehat dan sejahtera.








