Mahasiswa KKN UIN Alauddin Makassar Desa Pantama, Ajarkan Praktik Salat Jenazah kepada Siswa SDN 250 Koli-Koli

banner 468x60

Aseranews.com, Bulukumba — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Alauddin Makassar Posko 17 Desa Pantama melaksanakan kegiatan edukasi keagamaan kepada anak-anak sekolah dasar (SD) melalui pembelajaran dan praktik salat jenazah.

 

Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada siswa, khususnya dalam memberikan pemahaman keagamaan kepada generasi muda. Para siswa tidak hanya diberikan penjelasan mengenai pengertian dan tata cara salat jenazah, tetapi juga diajak untuk mempraktikkannya secara langsung.

 

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN Posko 17 terlebih dahulu menjelaskan pengertian salat jenazah, hukum pelaksanaannya, niat, serta tata cara pelaksanaan salat jenazah yang benar. Materi kemudian dilanjutkan dengan praktik bersama agar para siswa dapat memahami setiap tahapan dengan lebih mudah.

 

Mahasiswa KKN memberikan contoh secara langsung, mulai dari posisi berdiri, jumlah takbir, bacaan pada setiap takbir, hingga salam. Para siswa kemudian mengikuti praktik yang diarahkan oleh mahasiswa.

 

Kegiatan berlangsung dengan suasana yang edukatif dan interaktif. Para siswa terlihat antusias mengikuti setiap arahan yang diberikan. Beberapa siswa juga aktif bertanya mengenai bacaan dan tata cara salat jenazah yang belum mereka pahami.

 

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Posko 17 berharap siswa dapat memiliki pengetahuan dasar mengenai salat jenazah serta mampu menerapkannya dalam kehidupan bermasyarakat. Pembelajaran praktik dipilih agar materi yang diberikan tidak hanya dipahami secara teori, tetapi juga dapat dilakukan secara langsung.

 

Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya mahasiswa KKN Posko 17 dalam mendukung pendidikan keagamaan di Desa Pantama. Selain memberikan pengalaman belajar kepada siswa, kegiatan ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk berinteraksi secara langsung dengan masyarakat dan berkontribusi dalam bidang pendidikan.

 

Dengan adanya kegiatan edukasi seperti ini, diharapkan anak-anak di Desa Pantama semakin memahami pentingnya ilmu agama dan memiliki keberanian untuk mempraktikkan pengetahuan yang telah mereka pelajari dalam kehidupan sehari-hari.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *