FK-GARDA Sukses Gelar Dialog Edukatif Bahas Hukum Tidak Pandang Bulu 

FK-GARDA menggelar Dialog Interaktif
banner 468x60

Aseranews.com, Gowa – Forum Kajian dan Gerakan Advokasi Kerakyatan (FK-GARDA) sukses melaksanakan kegiatan dialog edukatif dengan mengangkat tema “Hukum Tidak Pandang Bulu, memahami hak dan mewujudkan akses keadilan bagi semua.” Kegiatan tersebut menjadi ruang diskusi bagi pengunjung cafe dan tamu undangan untuk membahas pentingnya penegakan hukum yang adil, transparan, dan tidak membeda-bedakan setiap warga negara. Jumat (18/9/2026).

 

Dialog ini diisi oleh narasumber Andi Ardiaman selaku Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Gowa Ian Hidayat selaku LBH Makassar serta dihadiri oleh sejumlah tamu undangan dari berbagai lembaga kemahasiswaan yang memiliki perhatian terhadap persoalan hukum, keadilan, serta tata kelola pemerintahan. Dalam forum tersebut, Narasumber mendorong adanya pemahaman bersama bahwa hukum harus ditempatkan sebagai instrumen keadilan yang berlaku bagi siapa pun, tanpa melihat latar belakang, jabatan, status sosial, maupun kepentingan tertentu.

 

Selain membahas persoalan penegakan hukum, dialog juga menjadi momentum bagi seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya partisipasi publik dalam mengawasi proses pemerintahan dan penegakan hukum.

 

“Kami berharap kegiatan dialog edukatif seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai ruang pertukaran gagasan dan edukasi bagi masyarakat. Kritik dan pengawasan publik dinilai penting sepanjang disampaikan berdasarkan data, fakta, serta dilakukan dengan tetap menghormati proses hukum.” Ucap Andi Ardiaman.

 

Diadakannya kegiatan ini , FK-GARDA ingin menegaskan bahwa prinsip persamaan di hadapan hukum (equality before the law) merupakan salah satu fondasi penting dalam negara hukum. Setiap dugaan pelanggaran hukum harus diproses berdasarkan fakta, bukti, dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

 

“Hukum tidak boleh tajam ke bawah dan tumpul ke atas. Penegakan hukum harus dilakukan secara profesional, objektif, transparan, serta berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku,” tegas Ian Hidayat.

 

Melalui kegiatan tersebut, FK-Garda kembali menegaskan komitmennya untuk mendorong terciptanya penegakan hukum yang berkeadilan serta memastikan bahwa prinsip “hukum tidak pandang bulu” tidak hanya menjadi slogan, tetapi menjadi nilai yang diwujudkan dalam praktik penegakan hukum di tengah masyarakat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *