Aseranews.com, Gowa — Kemah Pramuka Madrasah Provinsi (KPMP) Tahun 2026 resmi dibuka oleh Staf Khusus Menteri Agama Bidang Pendidikan, Organisasi Kemasyarakatan, dan Moderasi Beragama, Prof. Dr. H. M. Farid F. Saenong, Ph.D., di Bumi Perkemahan Cadika Limbung, Kabupaten Gowa, Rabu (2/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung 2–5 September 2026 ini diikuti 2.389 peserta, terdiri atas 1.089 Pramuka Penggalang dan 1.300 Pramuka Penegak dari madrasah se-Sulawesi Selatan, serta didukung sekitar 2.800 bina damping dan unsur pendukung lainnya.
Dalam amanatnya, Prof. Farid menegaskan bahwa nilai keagamaan dan kebangsaan harus berjalan beriringan dalam membentuk generasi muda yang berkarakter kuat, berakhlak, memiliki integritas, cinta tanah air, dan bertanggung jawab.
“Jadikan kemah ini sebagai ruang belajar, ruang membangun persahabatan, ruang mengembangkan karakter, dan ruang untuk belajar menjadi manusia yang bertanggung jawab.”
KPMP 2026 tidak sekadar menjadi ajang perkemahan dan perlombaan, tetapi juga menjadi ruang pembinaan kepemimpinan, kemandirian, kerja sama, keterampilan abad ke-21, literasi digital, nilai moral dan spiritual, serta penguatan kepedulian terhadap lingkungan melalui konsep ekoteologi.
Tanam Pohon, Tanam Kepedulian
Pembukaan KPMP 2026 juga dirangkaikan dengan penanaman bibit pohon secara simbolis oleh sejumlah pejabat dan tokoh yang hadir. Penanaman pohon menjadi simbol komitmen bersama bahwa menjaga dan melestarikan alam merupakan tanggung jawab semua pihak.
Melalui KPMP 2026, generasi muda madrasah diharapkan tumbuh menjadi Pramuka yang beriman, berakhlak mulia, mandiri, tangguh, cinta lingkungan, menghormati perbedaan, serta memiliki semangat kebangsaan dan kepedulian sosial.
Dari alam kita belajar.
Dari kebersamaan kita tumbuh.
Dari Pramuka kita bangun karakter untuk masa depan.
KPMP 2026 — Berkarakter, Mandiri, Tangguh, Peduli Lingkungan, dan Cinta Indonesia.








