Makassar – Komisaris Utama PT. BPR Hasamitra, Dr. Ir. Yonggris, M.M., mengajak ratusan mahasiswa baru Universitas Ciputra angkatan 2025 untuk membangun kapasitas diri sebagai bekal menghadapi perubahan dunia yang semakin cepat. Pesan tersebut disampaikannya dalam Kuliah Umum bertajuk “Build To Grow — Dream, Build, Achieve” yang diikuti ratusan mahasiswa di auditorium Universitas Ciputra, (3/6/26).
Dalam paparannya yang berjudul “Gen Z to Growth: Family Business, Entrepreneurship, Career”, Yonggris mengajak mahasiswa untuk melihat kembali makna aset yang paling berharga dalam kehidupan. Menurutnya, aset termahal bukanlah uang, IPK, bisnis keluarga, teknologi, maupun relasi, melainkan kehidupan itu sendiri yang terus bertumbuh.
“Aset termahal adalah hidup. Karena hidup yang bertumbuh akan menghasilkan pengetahuan, pengalaman, karakter, kemampuan, dan kesempatan,” ujar Yonggris.
Ia menambahkan bahwa kuliah, karier, dan bisnis sejatinya merupakan sarana untuk memperbesar kapasitas hidup seseorang.
Di hadapan para mahasiswa, Yonggris juga menyoroti berbagai perubahan yang tengah terjadi di tingkat global, mulai dari perkembangan kecerdasan buatan (AI), kompetisi dunia kerja yang semakin ketat, derasnya arus informasi, hingga tingginya distraksi digital. Menurutnya, kondisi tersebut menuntut generasi muda untuk memiliki kemampuan adaptasi yang kuat.
“Kita tidak selalu bisa mengubah dunia. Tapi kita bisa menyiapkan diri,” katanya.
Ia kemudian memperkenalkan konsep IBRI, yakni Integritas, Belajar (Learning), Relationship, dan Investasi sebagai empat mentalitas yang perlu dimiliki generasi muda untuk bertumbuh. Yonggris menegaskan bahwa integritas menjadi fondasi utama dalam membangun kepercayaan.
“Bisnis melahirkan transaksi, transaksi membutuhkan trust, dan trust lahir dari integritas. Orang pintar banyak, tetapi orang terpercaya lebih langka,” ujarnya.
Campus Director Universitas Ciputra, Dr. E. Elia Ardian, mengatakan kegiatan CEO Talk dan kuliah umum merupakan bagian dari rangkaian pembelajaran yang dirancang untuk memperkuat kapasitas mahasiswa sejak awal masa studi. Menurutnya, kehadiran praktisi dan pelaku industri memberikan inspirasi sekaligus gambaran nyata mengenai tantangan dunia kerja dan kewirausahaan.
Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan pemberian penghargaan kepada kelompok usaha mahasiswa dari berbagai kategori serta Corporate Appreciation EBM Gen 4. (Rls)








