Himpunan Pelajar Mahasiswa Nunukan Kalimantan Utara Makassar (HPMN-KALTARA Makassar) menggelar bakti sosial di Dusun Bara, Desa Bonto Somba, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, selama tiga hari, 31 Juli hingga 2 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut diikuti seluruh kader HPMN-KALTARA Makassar sebagai bagian dari program kerja organisasi di bidang pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan mengusung tema “Mewujudkan Generasi Berkarakter dan Menumbuhkan Jiwa Nasionalisme melalui Pengabdian HPMN KAL-TARA MAKASSAR”.
Bakti sosial difokuskan pada peningkatan motivasi belajar anak-anak di Dusun Bara yang masih menghadapi keterbatasan akses dan fasilitas pendidikan. Para mahasiswa memberikan pembelajaran, pengalaman, serta motivasi kepada siswa sekolah dasar di wilayah tersebut.
Ketua Umum HPMN-KALTARA Makassar, Rizdwan, mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum bagi mahasiswa untuk melihat langsung kondisi pendidikan di daerah dengan keterbatasan fasilitas.
“Melalui kegiatan ini kami melihat secara langsung bahwa masih banyak saudara-saudara kita yang belajar dengan fasilitas yang sangat terbatas. Namun keterbatasan tersebut tidak mengurangi semangat mereka untuk menuntut ilmu. Kami berharap kehadiran kami dapat memberikan motivasi dan semangat baru kepada adik-adik agar terus belajar dan berani bermimpi meraih cita-cita,” ujarnya.
Menurut Rizdwan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana pembelajaran bagi kader HPMN-KALTARA Makassar, khususnya mahasiswa baru, untuk meningkatkan kepedulian terhadap persoalan sosial di masyarakat.
“Kegiatan ini juga menyadarkan kader, khususnya mahasiswa baru, untuk lebih peka terhadap isu-isu sosial dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Sebagai mahasiswa, kita tidak hanya dituntut berprestasi di kampus, tetapi juga mampu hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat.”
Selama kegiatan, mahasiswa menggelar sejumlah aktivitas edukatif dan pembentukan karakter. Kegiatan tersebut meliputi belajar mengajar, latihan baris-berbaris, upacara bendera, permainan edukatif bertemakan cita-cita, kegiatan kepemimpinan, serta permainan yang mendorong kepercayaan diri dan kerja sama.
Sementara itu, salah satu tenaga pendidik di Dusun Bara, Sabaria, mengatakan perhatian terhadap pendidikan di wilayah terpencil masih perlu ditingkatkan. Ia merupakan satu-satunya tenaga pendidik yang setiap hari menempuh perjalanan sekitar dua kilometer dengan berjalan kaki untuk mengajar di sekolah tersebut.
“Pemerintah daerah harus lebih memberikan perhatian terhadap pendidikan di desa-desa terpencil. Anak-anak di sini memiliki semangat belajar yang tinggi, tetapi keterbatasan fasilitas dan akses sering kali menjadi hambatan. Mereka membutuhkan dukungan agar tetap memiliki motivasi untuk melanjutkan pendidikan.”
Sabaria mengatakan kehadiran mahasiswa HPMN-KALTARA Makassar memberikan pengalaman bagi para siswa sekaligus menunjukkan pentingnya pendidikan untuk membuka peluang masa depan.
“Anak-anak di sini tidak boleh hanya berhenti pada kemampuan membaca, menulis, dan berhitung, kemudian kembali membantu orang tua bertani. Mereka harus memiliki mimpi untuk melanjutkan sekolah hingga SMA bahkan kuliah. Kehadiran adik-adik mahasiswa dari Kalimantan Utara hari ini menjadi contoh nyata bagi mereka bahwa pendidikan dapat mengubah kehidupan dan membantu mewujudkan cita-cita.”
Ketua panitia kegiatan menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Dusun Bara yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan. Ia mengatakan kehadiran mahasiswa diharapkan dapat memberikan manfaat bagi anak-anak setempat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Dusun Bara, khususnya adik-adik yang telah menerima kehadiran kami dengan sangat baik. Menjadi suatu kehormatan bagi kami dapat turun langsung mengajar, berbagi pengalaman, dan memberikan dasar-dasar pengetahuan kepada mereka. Semoga apa yang kami berikan dapat menjadi bekal untuk terus semangat belajar.”
Ia berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan hubungan antara mahasiswa dengan masyarakat Dusun Bara tetap terjaga.
“Kami berharap suatu saat nanti dapat kembali ke Dusun Bara untuk mengajar dan membina adik-adik di sini agar mereka semakin termotivasi melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi dan mampu meraih cita-cita yang mereka impikan.”
Melalui kegiatan tersebut, HPMN-KALTARA Makassar berharap dapat menanamkan nilai disiplin, cinta tanah air, kepemimpinan, kerja sama, serta semangat belajar kepada anak-anak di Dusun Bara.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk pengabdian mahasiswa asal Kalimantan Utara yang menempuh pendidikan di Makassar untuk berkontribusi langsung kepada masyarakat melalui pendidikan dan pembentukan karakter generasi muda.








