Aseranews.com, Gowa – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Rayon Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), Komisariat UIN Alauddin Cabang Gowa, sukses menyelenggarakan Seminar Ekonomi 2026 (Senin 9/6/2026) dengan tema “Ekonomi Dalam Perspektif Demokrasi & Politik Islam: Optimalisasi Peran Generasi Muda Dalam Pembangunan Berkelanjutan 2026” di Aula Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), Kampus II Samata, UIN Alauddin Makassar, dan dihadiri oleh kurang lebih 100 peserta dari kalangan masyarakat, mahasiswa dan kader PMII.
Seminar ini menjadi wadah diskusi ilmiah bagi mahasiswa untuk memahami hubungan antara ekonomi, demokrasi, dan politik Islam dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan yang dihadapi bangsa.
St. Hajar selaku Ketua Panitia Pelaksana menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap seminar ini dapat menjadi sarana peningkatan wawasan dan kesadaran mahasiswa mengenai pentingnya peran generasi muda dalam pembangunan bangsa.
Muhammad Taufik Laili selaku Sekretaris Umum PMII Rayon FEBI Komisariat UIN Alauddin Cabang Gowa masa khidmat 2025–2026. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya ruang-ruang intelektual yang mampu meningkatkan kapasitas berpikir kritis mahasiswa terhadap isu-isu ekonomi dan kebijakan publik.
Muh Izhar Attar Syach selaku Ketua Umum PMII Komisariat UIN Alauddin Cabang Gowa. Ia menyampaikan bahwa generasi muda memiliki peran strategis dalam mengawal pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan melalui kontribusi pemikiran serta keterlibatan aktif dalam kehidupan sosial, ekonomi, dan politik.
Acara ini dibuka secara resmi oleh Prof. Dr. Amiruddin K, M. E. I. (Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Alauddin Makassar). Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya penguatan literasi ekonomi dan politik di kalangan mahasiswa agar mampu menjadi agen perubahan yang berintegritas dan berorientasi pada kemaslahatan masyarakat.
Seminar ini menghadirkan tiga narasumber yang kompeten di bidangnya, yaitu Prof. Dr. Amiruddin K, M. E. I., Prof. Dr. H. Firdaus Muhammad, M.Ag dan Dr. Alamsyah Agit, S.E., M.Si.
Ketiganya membahas berbagai perspektif mengenai pembangunan ekonomi, demokrasi, dan politik Islam serta tantangan yang dihadapi generasi muda dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Dalam diskusi yang berlangsung dinamis, para narasumber menegaskan bahwa ekonomi, demokrasi, dan politik Islam memiliki keterkaitan yang erat dalam menciptakan sistem pembangunan yang adil, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Prinsip-prinsip ekonomi Islam seperti keadilan (al-‘adl), amanah, dan kemaslahatan dinilai sangat relevan dalam menjawab tantangan pembangunan modern yang semakin kompleks.
Melalui Seminar Ekonomi 2026 ini, PMII Rayon Ekonomi dan Bisnis Islam Komisariat UIN Alauddin Cabang Gowa kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan ruang-ruang intelektual yang mendorong lahirnya gagasan-gagasan konstruktif serta kader-kader muda yang kritis, progresif, dan berkontribusi nyata bagi pembangunan Indonesia yang berkelanjutan.








