KKG PJOK Mamajang Adakan Workshop Pembelajaran Deep Learning

KKG PJOK Mamajang menggelar Workshop Pembelajaran Deep Learning.
banner 468x60

Aseranews.com, Makassar – Kelompok Kerja Guru (KKG) PJOK Kecamatan Mamajang sukses melaksanakan workshop Pembelajaran Deep Learning yang berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Mamajang. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh guru PJOK se-Kecamatan Mamajang dengan penuh antusias, Kamis 9/4/2026.

 

Workshop tersebut turut dihadiri oleh Achi Soleman, S.STP. M.Si. Selaku Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar yang memberikan dukungan langsung terhadap peningkatan kompetensi guru, khususnya dalam menghadapi tantangan pembelajaran di era digital.

 

Dalam sambutannya, Achi Soleman, S.STP. M.Si Kepala Dinas Kota Makassar menegaskan pentingnya inovasi dalam proses pembelajaran. Ia menyampaikan bahwa guru harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, termasuk memahami konsep deep learning sebagai bagian dari transformasi pendidikan yang lebih modern dan efektif.

 

Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber, Andi Mita, yang membawakan materi terkait penerapan deep learning dalam pembelajaran khususnya PJOK. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bagaimana guru dapat memanfaatkan teknologi untuk menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif, bermakna serta mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran dan mengembangkan keterampilan abad 21.

 

Selain sesi pemaparan materi, workshop juga diisi dengan diskusi dan praktik langsung. Para peserta diberikan kesempatan untuk menyusun modul ajar yang menggunakan pendekatan deep learning yang dapat diterapkan dalam mata pelajaran PJOK di sekolah masing-masing.

 

Ketua KKG PJOK Kecamatan Mamajang, Mahatir menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya untuk meningkatkan profesionalisme guru serta memperkuat kolaborasi antar pendidik. Ia berharap ilmu yang diperoleh dapat diterapkan secara nyata di lingkungan sekolah.

 

“Dengan terlaksananya workshop ini, diharapkan para guru PJOK Kecamatan Mamajang semakin siap menghadapi tantangan pendidikan di era digital serta mampu menghadirkan pembelajaran yang kreatif, inovatif, dan berkualitas bagi peserta didik” kuncinya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *