Aseranews.com, Bulukumba – Berangkat dari Kecamatan Kajang, Kabupaten Bulukumba—daerah yang dikenal kuat menjaga nilai dan kearifan lokal Adat Kajang—Musdalifah tumbuh dalam lingkungan yang menjadikan adat sebagai pedoman hidup. Kesederhanaan, keteguhan prinsip, serta penghormatan terhadap budaya menjadi bagian dari kesehariannya sejak kecil.
Kini, ia tercatat sebagai mahasiswi jurusan Keperawatan di Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar. Dunia pendidikan tinggi membawanya pada ruang yang lebih luas, namun ia tidak pernah meninggalkan akar budayanya. Justru dari situlah lahir tekadnya untuk memperkenalkan identitas daerahnya kepada khalayak yang lebih besar.
Keikutsertaannya dalam ajang Puteri Budaya menjadi wujud nyata komitmennya dalam pelestarian budaya. Ia mengangkat advokasi melalui filosofi “tallang sipahua manyu siparampe”, pesan luhur masyarakat Adat Kajang yang bermakna kebersamaan, saling menopang, dan kepedulian sosial. Nilai tersebut diyakininya sebagai fondasi karakter generasi muda di tengah perkembangan zaman.
Berkat dedikasi, konsistensi, dan kepercayaan diri yang kuat, Musdalifah berhasil meraih predikat Puteri Budaya Pendidikan 2026 serta masuk dalam Top 3 Puteri Budaya yang di selenggarakan pada 27 desember 2025. Pencapaian ini bukan hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga kebanggaan bagi masyarakat Kajang dan Kabupaten Bulukumba.
Sebelumnya, ia juga telah mengukir prestasi sebagai Duta Remaja Intelegensia sulawesi selatan 2024, membuktikan kapasitasnya sebagai figur muda yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki wawasan, karakter, dan kepedulian sosial yang tinggi.
Sebagai mahasiswa keperawatan, Musdalifah meyakini bahwa merawat bukan sekadar tentang kesehatan fisik, melainkan juga tentang menjaga nilai, identitas, dan warisan budaya. Ia ingin generasi muda dari daerah yang kuat memegang adat tidak pernah merasa terbatas oleh latar belakangnya, melainkan menjadikannya sebagai kekuatan untuk melangkah lebih jauh.
“Budaya adalah akar yang menguatkan, pendidikan adalah sayap yang menerbangkan.”ucapnya.
Melalui perannya sebagai Puteri Budaya Pendidikan, Musdalifah membuktikan bahwa dari Tanah Adat Kajang dapat lahir sosok inspiratif yang mampu menjaga warisan leluhur sekaligus mengukir prestasi di panggung yang lebih luas.








