Aseranews.com, Makassar — Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan menghadiri kegiatan doa bersama dan buka puasa bersama lintas agama yang diselenggarakan Keuskupan Agung Makassar di Gereja Katedral Makassar, Jalan Kajaolalido Nomor 14, Senin (9/3/2025). Kegiatan tersebut mengusung tema “Berjalan Bersama dalam Merajut Persaudaraan Sejati untuk Indonesia Damai, Harmoni, dan Rukun.”
Kegiatan ini dihadiri Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan H Ali Yafid, Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Sulsel H Aminuddin, Kakankemenag Kota Makassar H Muhammad yang memimpin doa, unsur Forkopimda, tokoh lintas agama, tokoh pemuda, organisasi kemasyarakatan, serta pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Sulsel dan Kota Makassar.
Kakanwil Kemenag Sulsel H Ali Yafid menyampaikan bahwa kegiatan lintas agama seperti ini menjadi bukti nyata kuatnya semangat toleransi dan kebersamaan antarumat beragama di Sulawesi Selatan.
“Apa yang selama ini kita sampaikan tentang toleransi, kesetaraan, dan kerja sama antarumat beragama, hari ini benar-benar bisa kita lihat buktinya. Apalagi di bulan Ramadan ini, kegiatan umat beragama berjalan berdampingan dengan penuh kebersamaan,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan terus berkomitmen merawat harmoni antarumat beragama bersama para tokoh agama dan lembaga keagamaan.
“Kami bersyukur harmoni antarumat beragama di Sulawesi Selatan terus terjaga berkat dukungan para tokoh agama, organisasi keagamaan, dan seluruh masyarakat,” ungkapnya.
Ali Yafid juga menyampaikan bahwa indeks kerukunan umat beragama di Sulawesi Selatan berada pada angka 82,3, lebih tinggi dari rata-rata nasional.
Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat kolaborasi dalam menjaga kerukunan dan persaudaraan.
“Kita semua adalah ciptaan Tuhan yang sama. Karena itu kita harus saling menghormati, saling menjaga, dan merawat kehidupan bersama,” tutupnya.
Sementara itu, Uskup Keuskupan Agung Makassar, Mgr Fransiskus Nipa dalam sambutannya menyampaikan salam kebajikan dan persaudaraan kepada seluruh hadirin serta mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa kepada umat Muslim yang tengah menunaikan ibadah Ramadan.
Ia menyebut kebersamaan dalam doa dan buka puasa bersama menjadi momentum yang baik untuk mempererat persaudaraan serta menumbuhkan semangat toleransi antarumat beragama di Sulawesi Selatan, khususnya di Kota Makassar.
“Pertemuan seperti ini menjadi kesempatan yang indah untuk mempererat persaudaraan dan membangun semangat toleransi. Kita semua memiliki komitmen bersama untuk terus menjaga dan meningkatkan indeks kerukunan serta toleransi di Sulawesi Selatan,” ujarnya.
Mgr Fransiskus juga menegaskan bahwa nilai kebersamaan tersebut sejalan dengan semboyan bangsa Indonesia, Bhinneka Tunggal Ika, yang menegaskan bahwa keberagaman merupakan kekuatan untuk membangun persatuan.








