Gowa, Sulawesi Selatan — Himpunan Mahasiswa Pendidikan Teknologi dan Informasi (HIMAPTI) Fakultas Keguruan, Ilmu Pendidikan, dan Sastra (FKIPS) Universitas Islam Makassar menggelar pelatihan Education of Technology (ETIC) pada 10–13 Februari 2026. Kegiatan ini mengusung tema “Membangun Generasi Pendidik yang Berintegritas di Era Society 5.0” dan berlangsung di kawasan bersejarah Benteng Somba Opu, Kabupaten Gowa.
Pemilihan lokasi tersebut dinilai sarat makna historis dan filosofis. Benteng Somba Opu merupakan peninggalan Kerajaan Gowa–Tallo yang didirikan pada masa pemerintahan Sultan Gowa IX, I Daeng Pateka Karaeng Tumaparisi Kallonna. Kini, kawasan tersebut menjadi pusat pelestarian budaya yang menghadirkan berbagai rumah adat dari sejumlah daerah di Sulawesi Selatan.
Salah satu bangunan yang menjadi sorotan peserta adalah Rumah Adat Karampuang dari Sinjai. Rumah panggung tradisional Bugis ini dikenal sebagai kediaman pemimpin adat tertinggi yang disebut tomatoa, serta tokoh pemerintahan adat seperti gella atau perdana menteri adat. Keberadaan rumah adat tersebut memberikan nilai simbolis tentang kepemimpinan, tanggung jawab, dan integritas—nilai yang relevan dengan pembentukan karakter pendidik masa kini.
Ketua panitia pelaksana menyampaikan bahwa pelatihan ETIC dirancang untuk membekali calon pendidik dengan kompetensi teknologi yang sejalan dengan nilai moral dan budaya. Di era Society 5.0, pendidik dituntut tidak hanya menguasai inovasi digital, tetapi juga mampu menanamkan etika, empati, dan karakter kepada peserta didik. “Teknologi harus memperkuat nilai kemanusiaan, bukan menggesernya,” ujarnya dalam pembukaan kegiatan.
Selama empat hari pelaksanaan, peserta mengikuti seminar pendidikan berbasis teknologi, lokakarya pengembangan media pembelajaran digital, diskusi kepemimpinan, serta sesi refleksi budaya. Suasana belajar yang berpadu dengan nuansa sejarah memberikan pengalaman kontekstual yang memperkaya wawasan peserta tentang pentingnya harmoni antara kemajuan teknologi dan pelestarian identitas budaya.
Melalui pelatihan ini, HIMAPTI FKIPS Universitas Islam Makassar berharap dapat melahirkan generasi pendidik yang adaptif, berintegritas, dan berakar kuat pada kearifan lokal. Di tengah transformasi digital yang terus bergerak cepat, Benteng Somba Opu menjadi simbol bahwa pendidikan masa depan Indonesia dapat tumbuh modern tanpa kehilangan jati diri sejarahnya.
Dituliskan di
PELATIHAN ETIC HIMAPTI FKIPS UIM 2026









