GOWA – Himpunan Mahasiswa Teknologi Informasi (HIMAPTI) Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan dan Sastra (FKIPS) Universitas Islam Makassar (UIM) sukses menggelar kegiatan Education of Technology (ETIC) pada 10–13 Februari 2026. Bertempat di kawasan bersejarah Benteng Somba Opu, tepatnya di Rumah Adat Sinjai, kegiatan ini mengusung tema “Membangun Generasi Pendidik yang Inovatif di Era Society 5.0.” Sebanyak 17 peserta mengikuti rangkaian pelatihan yang memadukan pembelajaran teori dan praktik secara intensif.
ETIC 2026 menghadirkan sejumlah materi strategis guna memperkuat kompetensi mahasiswa di bidang teknologi pendidikan. Materi awal membahas sejarah teknologi, yang mengulas perkembangan teknologi dari masa ke masa hingga era digital saat ini. Peserta juga mendapatkan materi philosophy pendidikan yang menekankan pentingnya landasan filosofis dalam membangun sistem pembelajaran yang bermakna dan berorientasi pada nilai.
Tak hanya teori, kegiatan ini juga menghadirkan sesi micro teaching sebagai wadah latihan mengajar secara langsung. Dalam sesi ini, peserta dilatih mengintegrasikan teknologi ke dalam metode pembelajaran yang interaktif dan efektif. Pendekatan tersebut diharapkan mampu membentuk calon pendidik yang profesional, adaptif, serta siap menjawab tantangan pendidikan di era Society 5.0.
Salah satu materi yang paling menyita perhatian peserta adalah robotik sistem cerdas. Pada sesi ini, mahasiswa tidak hanya mempelajari konsep dasar robotik, tetapi juga diperkenalkan dengan drone serta cara memahami pengaruh suhu dan cahaya saat proses penerbangan. Antusiasme peserta terlihat ketika mereka memahami bagaimana teknologi bekerja secara langsung di lapangan.
Dalam praktiknya, peserta juga diajarkan proses akuisisi data melalui berbagai sensor yang terintegrasi dalam sistem. Sensor yang diperkenalkan meliputi sensor suhu dan kelembaban, sensor jarak, sensor cahaya (LDR), sensor gas, sensor getar, hingga sensor kelembaban tanah. Melalui pembelajaran ini, mahasiswa memahami bahwa drone bukan sekadar alat terbang, melainkan perangkat cerdas yang mampu mengumpulkan serta membaca data lingkungan secara akurat dan real time.
Ketua Umum HIMAPTI, Faiz Ramadhan, menegaskan pentingnya penguasaan teknologi bagi mahasiswa teknologi informasi. Menurutnya, teknologi bukan hanya alat bantu, tetapi sarana strategis untuk menciptakan pembelajaran yang lebih efektif dan humanis. Melalui ETIC 2026, HIMAPTI berharap dapat melahirkan generasi pendidik yang inovatif, kreatif, dan siap berkontribusi dalam transformasi pendidikan di era digital.
Dituliskan di
PELATIHAN ETIC-FKIPS UIM









