Bupati Maluku Tenggara Tekankan Pentingnya Konektivitas dalam Implementasi Kebijakan Ekonomi Biru di Daerah

banner 468x60

Aseranews.com, Jakarta- Bupati Maluku Utara, M. Thaher Hanubun menekankan pentingnya ekonomi biru dalam pengimplementasian kebijakan nasional di daerah. Narasi tersebut disampaikan pada Dialog Strategis Nasional 2026, yang berlangsung di Gedung Sekolah Pascasarjana Sahid Jakarta, Kamis (15/01/2026).

 

Dialog strategis nasional 2026 ini bertajuk “Ekonomi Biru Indonesia: Menjembatani Kebijakan Nasional dengan Implementasi Daerah”. Menghadirkan narasumber yakni Prof. Dr. Martani Huseini, Prof. Dr. Maman Hermawan, dan Dr. Teguh Santosa.

 

Dialog strategi nasional ini juga berkolaborasi dengan Universitas Sahid yang dihadiri secara langsung oleh Prof. Dr. Rahmawatu, ST, M.Si selaku Direktur Sekolah Pascasarjana USAHID.

 

Pada kesempatan tersebut, M. Thaher menjelaskan bahwa konektivitas diperlukan untuk menghubungkan antara daerah dengan pemerintah pusat,

 

“Misalnya diperlukan akses transportasi,listrik, jaringan telekomunikasi, air bersih, serta sarana infrastruktur seperti jalan, jembatan, pelabuhan dan dermaga yang diperlukan untuk mengembangkan konektivitas, dan diperlukan koordinasi antara pusat dengan kebutuhan daerah,” ujarnya.

 

Selanjutnya ia juga mengungkapkan bahwa mengembangkan ekonomi biru didaerah diperlukan kolaborasi antara kepala daerah, kelompok ahli dan masyarakat.

 

“Seorang kepala daerah tentu harus memahami daerahnya sendiri, dan membuka ruang kolaborasi dengan akademisi dan ahli. Seperti misalnya dalam hal ekonomi biru kami mengundang ahli dan Professor untuk pengkajian dan pengaplikasian isu ini ke masyarakat,” tuturnya.

 

“Untuk merubah sesuatu diperlukan anak muda sebagai motor penggerak dalam merekomendasikan solusi terkait masalah di daerah dan sama-sama mengawal kebijakan strategis yang ada,” tutupnya.

 

Kegiatan ini dihadiri oleh mahasiswa, tokoh, akademisi dan organisasi non pemerintah. Kegiatan tersebut disambut antusias oleh para peserta yang aktif dalam forum dialog tersebut.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *