Aseranews.com, Makassar – Panitia Pelaksana Yaumil Istianah Darud Da’wah Wal Irsyad (DDI) Sulawesi Selatan melakukan Rapat Koordinasi di Sekretariat Pengurus Wilayah DDI Sulawesi Selatan, Rabu (14/01/2026).
Rapat tersebut guna memantapkan kesiapan panitia yang akan menghadirkan ribuan warga DDI di Sulawesi Selatan khususnya Kota Makassar, Gowa, Maros dan Pangkep.
Hj Radiyah Saad Ketua Panitia mengungkapkan kegiatan ini merupakan inisiasi seluruh organisasi DDI mulai dari Persatuan Majelis Taklim DDI (Permata DDI), Ummahat DDI, Fatayat DDI, IP DDI, IMDI dan Alumni DDI.
Ketua DDI Sulawesi Selatan mengapresiasi kesiapan panitia yang merupakan perwakilan pengurus DDI di Sulawesi Selatan.
“ Ini akan menjadi Agenda Besar DDI Sulawesi Selatan setelah terakhir kalinya kita mengadakan SEMESTA DDI di Karebosi,” Salut Prof Dr Andi Aderus yang baru saya mendaftar sebagai kandidat calon Rektor IAIN Parepare beberapa hari lalu.
Hadirnya Warga Addariyah di Masjid Raya nanti merupakan ajakan seorang ayah, Gurutta Ambo Dalle, kepada anaknya untuk duduk bersama berzikir bersama di bulan Isra Mikraj dan Tarhin Ramadan.
Gurutta Ibnu Hajar yang mulai memuncul Kembali istilah Yaumul Istianah mengungkapkan bahwa Yaumul Istianah itu bukan istilah baru bagi warga Addariyah. “Yaumul Istianalh itu sudah lama dan Gurutta Ambo Dalle sendiri yang membuat istilah tersebut,” ulas Wakil Ketua Umum DDI Sulsel.
Lanjutnya, Yaumul Istianah itu seperti Tablik Akbar yang dilaksanakan oleh organisasi yang lain, Cuma ini Yaumul Istianah tidak pernah lagi digunakan oleh warga Addariyah.
Momen Isra Mikraj dan tarhib Ramadan ini merupakan waktu yang tepat untuk mengembalikan tradisi DDI yang dulu dilaksanakan oleh Gurutta Ambo Dalle semasa hidupnya.
Diperkirakan ribuan warga Addariyah akan hadir pada Yaumil Istianah mulai dari Santri, Mahasiswa, Alumni, dan Majelis Taklim DDI yang akan memadati Masjid Raya.








